Minggu, 14 September 2014

Fatamorgana Senyum Mu

Andai aku dan kau tak pernah menjadi kita.
Pandangan itu tak berujung cinta.
Rentang waktu yg telah kita lalui bersama
tak menjadi rindu.
Dan andai segaris senyum di bibir mu tak menjadi candu.

Mungkin saat ini aku tak akan begitu sakit saat kau tak lagi bisa memberi senyum itu untuk ku,dan aku tak akan merasa ada sesuatu yg hilang di hidup ku.

Saat ini aku mencoba untuk menghapus fatamorgana senyum mu di benak ku
Tapi, entah mengapa aku selalu tidak kuasa untuk melakukan itu di saat aku haus akan indahnya senyum mu

Malam yg sunyi selalu memutar kembali video kebersamaan kita,dan aku sebagai penonton yg baik selalu mengikuti alur ceritanya,berharap kau masih di sini dan ikut menonton semua kenangan kita.

Selasa, 09 September 2014

JARUM SUNTIK

"Gak sakit kok,kayak (di gigit semut) aja" kata perawat itu meyakin kan ,sesaat setelah kalimat itu di ucapkan,tiba tiba sebuah jarum berongga menyelinap di lapisan kulit ku,dan benda kecil berbentuk jarum itu dengan sukses mengalirkan cairan nya di aliran darah ku.

Seketika pandangan ku berkunang kunang,kaki ku terasa tak sanggup lagi untuk membuat ku berdiri tegak,dan semua nya menjadi gelap.Aku pingsan,iyaa...pingsan, dan aku pingsan cuma gara gara di suntik anti tetanus sewaktu kelas 2 SD.semenjak saat itu aku menjadi sangat takut untuk berhubungan dengan yg nama nya jarum suntik.Mungkin di antara kalian juga memiliki phobia seperti yg aku alami (cieeeee samaan )

Malam ini ku beranikan diri untuk bertanya ke google siapakah yg kurang kerjaan menyiptakan jarum suntik itu (bentar yaa google nya lagi loading)

hufft lama yaa gel (google) nyari kek gitu aja pun lama kalii..



(setelah 6 jam 57 menit lewat 3 detik) akhir nya google berhasil mendapat kan informasi  yg aku cari,mari kita simak penjelasan  google (ehh itu yg di belakang,tidur ko yaa ?)




 Kata si google " Bentuk injeksi intravena dan infus dimulai sejak 1670.
Namun, Charles Gabriel Pravaz dan Alexander Wood (ohh jadi lek ini yg nyiptain) adalah yang pertama untuk mengembangkan sebuah jarum suntik dengan jarum denda cukup untuk menembus kulit pada tahun 1853.

Banyak kesulitan teknis yang dihadapi mereka bereksperimen dengan transfusi darah telah dihapus setelah 1853 oleh penemuan jarum suntik, dengan jarum berongga runcing.
Kredit untuk evolusi alat ini berguna universal biasanya diberikan kepada Dokter Alexander Wood (lahir 1817), yang diangkat Sekretaris dari Royal College of Physicians of Edinburgh 1850.
Untuk beberapa waktu, Dokter Wood telah bereksperimen dengan jarum berlubang untuk pemberian obat.
Akhirnya, dia merasa cukup percaya diri untuk mempublikasikan dalam "The Medical Edinburgh dan Bedah Review" kertas pendek - 'Sebuah Metode Baru mengobati Neuralgia oleh aplikasi langsung Opiat ke Poin Menyakitkan' - di mana ia menunjukkan bahwa metode ini belum tentu terbatas pada administrasi opiat.
Pada waktu yang sama, Charles Gabriel Pravaz dari Lyon membuat jarum suntik serupa yang dengan cepat datang ke banyak digunakan dalam operasi dengan nama 'The Syringe Pravaz'.


Menurut MedhelpNet.com:
"Charles Gabriel Pravaz (1791-1853), ahli bedah Prancis, dan Alexander Wood (1817-1884), dokter Skotlandia, independen menemukan jarum suntik..
Hal ini pertama kali digunakan untuk menginjeksi morfin sebagai obat penghilang rasa sakit"

Vaksinasi Jarum suntik
Benjamin A. Rubin menemukan "cabang Imunisasi dan Pengujian Needle" atau jarum vaksinasi .
Ini merupakan penyempurnaan untuk jarum suntik konvensional.

Jarum suntik sekali pakai
Arthur E. Smith menerima 8 paten AS untuk jarum suntik sekali pakai 1949-50.
(US nos Paten. 2524363, 2524362, 2497562, 2490553, 2490552, 2490551, 2478845, 2478844)

Pada tahun 1954, Becton, Dickinson dan Perusahaan menciptakan alat suntik sekali pakai yang diproduksi massal pertama dan jarum, diproduksi di kaca.
Ini dikembangkan untuk Salk massal administrasi Jonas Dr dari satu juta anak-anak Amerika dengan vaksin polio Salk baru.

Pada tahun 1955, Roehr Produk memperkenalkan suntik syring e pakai plastik yang disebut Monoject tersebut.

Pada tahun 1956, Colin Murdoch, seorang apoteker dari Timaru, Selandia Baru mematenkan sekali pakai, jarum suntik plastik untuk menggantikan jarum suntik kaca.
Colin Murdoch telah mematenkan empat puluh enam penemuan termasuk: alarm pencuri diam, jarum suntik otomatis untuk memvaksinasi hewan, bagian atas botol childproof, dan senapan pembius yang diciptakan pada tahun 1959.

Pada tahun 1961, Becton Dickinson memperkenalkan jarum suntik sekali pakai pertama plastik yang disebut Plastipak.

African American penemu Phil Brooks menerima paten AS untuk " Jarum suntik sekali pakai "pada tanggal 9 April 1974".
Diambil dari:  http://inventors.about.com/library/inventors/blsyringe.htm

Fiyuhhh..(ngelap keringat) makasi ya gel udah ngasi tau,makin takut aku loh,entah sampai kapan aku harus takut dengan jarum suntik,Tapi sepertinya untuk selamanya kalau pun aku sakit,minum obat adalah pilihan terbaik dari pada aku harus di suntik.


Ari Hidayat 21 tahun (pria bekumis,tapi takut banget di suntik )





Jumat, 05 September 2014

Termasuk Pembeli Yg Bagaimanakah Anda ?

    Malam ini ku tak dapat tiduur,laptop ku menggoda selalu (laptop minjem)
beberapa hari ini,aku jadi keranjingan untuk nulis di blog ku,maklum lah masih baru baru,masih agak kemarok kalok kata orang Medan.

     Tapi kan gak apa apa sih,kan kegiatan nya positif,dari pada keluyuran ga jelas,main game online,atau bukak FB yg isi nya semua anak 4lAy,yg semua tulisan status di tulis pakek kalkulator,terus nama nya panjang banget kalok di sambung sambungin nyampek ke pluto (ga segitunya keles) mending nge blog yakan,lebih agak gimana gituu..

      Baiklah dari pada terlalu banyak kata sambutan lebih baik kita langsung to the point,cekidot dot dooot.....

      Postingan aku kali ini akan membahas tentang jenis jenis pembeli menurut kaca mata pedagang kaki lima,sebenarnya jenis jenis  yg akan aku jabar kan di sini sebelum nya sudah pernah di angkat blogger kawakan yg juga teman seperjuangan mengais rezeki di pinggir jalan,sekaligus guru spiritual dalam dunia blog,siapakah dia ?
      Beliau (cieee di panggil beliau) adalah bang Awil Fariza atau kalian juga bisa liat blog nya di awilnotes.blogspot.com.izin copas yah boy, soalnya  topik ini agak menarik,dan juga topik yg paling aku suka dari  semua postingan abang ini.

     Baiklah,kembali ke topik,menurut aku (menurut abang itu tadi jugak sih) pembeli itu ada 12 jenis mari kita lihat dan renungkan lah dalam benak kalian termasuk pembeli yg bagaimanakah kalian ?

1. Pembeli Cerdas 
      Datang ke kios, milih barang yang sesuai, nanya harga dan menawar dengan wajar.
2. Pembeli Cerdas dan Baik Hatinya
      Seperti diatas hanya saja... entah dia yang gk pande nawar atau emang derma, dia nawar daripada enggak nawar (pembeli dengan ciri2 seperti ini dicintai oleh para penjual)
3. Pembeli Gak Modal  
      Pembeli ini sering buat aku kesal karena dia nawar harga serendah mungkin.
4. Pembeli Gak Modal dan Gak Punya Otak
      Selain nawar harga dengan serendah-rendahnya dia milih barang yang paling bagus pula. *sediain martil*
5. Pembeli Labil
      Sangkin banyak milih, dia bingung mau beli yang mana. #istigfar
6. Pembeli Merk
      Aku : Nyari yang gimana bang ? | Pembeli :  "Yang penting merknya A*ID*S bang." | Aku : * istighfar *
7. Pembeli Transgender
     Pembeli : Sepatu hak tinggi ini ada nomor 42 bang ? | Aku : Paling besar 40 | Pembeli : Waduh mana
     muat | Aku : itu untuk cewek BANG,,,!!! |
8. Pembeli Genit
     Dengan gaya centil dia pun ngomong. "Ada warna hijau bang ?" | Aku : gak ada | dia pun ngomong  : nomor hape abang ada kan.. | Aku : #jgeerr.........
(sayang gak pernah kejadian sama aku).
9. Pembeli Perfeksionis 
     Seteliti mungkin memperhatikan barang yang akan dibelinya.
10. Pembeli Provokator
      Membanding-bandingkan harga antar kios, bahkan sering bohong kalau kios lain lebih murah harganya. Padahal sama aja.
11. Pembeli Sotoy
       Bilangin barang yang kujual harganya kemahalan, terus ngejelek2in barang jualan aku, terus nawar sesuka hatinya. *lempar granat*
12. Pembeli Oportunis
       Ini nih yang kadang2 aku sebelin. Dengan memanfaatkan kalimat yang buat aku terdiam, mereka sering nawar sesuka hatinya, nyobain sesuka hatinya, ngerusuh sesuka hatinya. Dan kalimat yang sering buat aku gak bisa bebuat apa-apa adalah "KAN KITA KAWAN RIII....!!!". Cuma bisa ngelus dada sambi perbanyak istighfar.
        Enggak semua sih beberapa ada juga yang pengertian dan nawar harga dengan normal walaupun wajahnya yang gak normal.
      Aku harap kalian semua termasuk pembeli yg nomor 2 tapi harapan tinggal lah harapan, isi dompet lah yg menentukan.(cocok ko rasa ?)

     HOoooamzzz (ngantuk gaya anak alay) udahan dulu lha yah merepet nya,lagian hayati juga udah ngantuk soal nya tadi  siang  gak BOCI (bobok ciang ) halah...



    Sampai jumpa di postinganku selanj  ZZzzzZZZzzzZZzzzZzzzZzzzz...
    (ecek ecek nya ketiduran depan laptop)
























Kamis, 04 September 2014

Apa cariiiik ???

Apa cariiik ???
Mungkin kalian pernah atau sering mendengar kalimat ini,ini adalah salah satu kalimat yg paling sering di ucapkan oleh pedagang.Yap,untuk para pedagang kaki lima seperti (kami) kalimat ini adalah salah satu salam apabila kalian memasuki toko kami.


Lebih tepat nya kalimat ini adalah basa basi para pedagang,iya basa basi !!
Mari kita kupas makna kalimat ini...
-kalimat ini menurut aku ga penting,jadi gini,kalok kalian memasuki sebuah toko,toko sepatu contoh nya,apa mungkin kalian di situ mencari perlengkapan mandi,alat2 bangunan,atau mantan ? Kan ga lucu kalok suatu saat kalian memasuki toko terus pedagang nya nanya,apa cariiik ?? Terus dengan air mata yg membasahi pipi kalian menjawab : cariik mantanku ada bang ? Aku ga bisa hidup tanpa dia,aku masih sayang sama dia,aku bla bla bla bla ....mungkin sang pedagang juga akan ke inget sama mantan nya,terus sang pedagang dengan berlinang air mata menjawab: aku juga mencari itu !!! Aku belum bisa gantiin dia,ga ada yg sesempurna dia,aku gagal move on !! (Teriak pedagang itu sambil terisak isak ) jadi kesimpulan nya kalimat ini ga penting di ucapin oleh pedagang,karena cuma akan mengoyak luka masa lalu yg telah hampir sembuh (ciee gagal move on )


Saran aku sih,mending kalimat apa cariiik ? Di ganti dengan pertanyaan pertanyaan yg lain seperti :
-kamu udah makan ?? Jngan lupa makan yah,tar atit loh (kok jadi najiss gini yah ) atau
-kapan nikah ?? Bagi pembeli yg sudah berumah tangga mungkin pertanyaan ini akan terasa sangat mudah Untuk di jawab,tapi bagaimana bagi pembeli jomblo yg sudah termakan lapuk nya usia ? Mungkin kalimat ini akan sangat menyiksa batin mereka,dan pertanyaan itu akan selalu terngiang ngiang di benak para jomblo dan mereka jadi susah buang air besar...(duh,apa hubungan nya ??? )
-okedeh setelah sempat mensurvey beberapa koresponden,dan mengacu pada keputusan MK akhirnya aku menemukan pertanyaan yg tepat untuk mengganti kalimat apa carik,mungkin lebih baik diganti dengan ada yg bisa saya bantu? Cari model yg gimana yah ? Yap,oke fix !!


Jadi dengan ini saya beritempekan,(ehhh salah),saya beritahukan kepada segenap pedagang,khusus nya para pedagang kaki lima,untuk tidak lagi mengucapkan kalimat  apa carik kepada para pembeli yg datang,karena tidak sesuai dengan visi misi dan etos kerja pedagang.
Ari Hidayat 21 tahun (pedagang sepatu)


Huffft ...capek jugak nulis hal yg ga penting kayak gini,tapi bagaimana lagi ? Untuk saat ini cuma ini yg baru bisa aku tulis di blog kesayangan mamak ku ini,mungkin sedikit banyak nya bisa berguna bagi kalian,paling tidak postingan ini bisa sedikit mengurangi kejenuhan kalian (atau malah bikin tambah stress ).
Ehhh udahan dulu yah,ada kakak yg mau belik tuh,mana cantik lagi,sampai jumpa di postingan aku selanjut nya yah (salam super )
Apa cariik kak ? Masok lah,tengok tengok aja dulu,warna banyak !!! (Loh)

Rabu, 03 September 2014

My First Love (tak) Seindah My First Note

Ehhh kamuu.....iya kamuuuu,lagi baca blog ini yaa ? tau gak siapa nulis blog yg (baru) beberapa kalimat ini ? apaaa ? tau ? nampak kali bohong nya ah,aku aja gak tau siapa yg nulis blog ini,yah seperti kata pepatah sih,tak kenal maka tak sayang,dari pada kita bertanya tanya siapa yg nulis ini,bagus kita ungkap semua misteri siapa yg nulis blog yg ga seberapa ini (sok misterius,cuiiiih).

Oke deh,kenalin nama aku Ari Hidayat,mungkin mamak aku berharap suatu saat aku mendapat hidayah makanya di kasi nama kek gitu,tapi seperti nya hidayah itu belom jugak datang menghampiri ku,yaaa mungkin karena aku masih terjebak di lembah nista berlumur dosa terbakar api asmara (ini kok jadi gak nyambung yaa)

Baiklah,kembali fokus (benerin tempat duduk),di saat menulis blog ini aku masih berstatus mahasiwa teknik informatika semester 3 yg masih terlunta lunta mencari jalan hidup nya,aku nulis blog ini jugak mau menuhin tugas sih sebenernya,tapi dari kemarin2 mau nulis blog jugak sih setelah perjuangan yg teramat panjang dan penantian yg cukup menghabiskan kesabaran akhir nya aku bisa jugak nulis blog yg teramat aku impikan,maka dari pada itu marilah kita menghening kan cipta sejenak (pembaca di mohon berdiri ) hahahaha,becanda piissss :)

Selain seorang mahasiswa,aku juga punya kegitan lain,lebih tepat nya sih kerja,emang sih gaji nya ga seberapa tapi cukuplah untuk biaya bertahan hidup di Medan,selebihnya buat bayar uang kuliah,ya kalok ada sisa paling cumak buat belik sebungkus indomie (anak kos kaliii).
Ehh By The Way,kalian pasty blom tau kan aku kerja dimana,dengan siapa,sekarang berbuat apa ? (teeetooooot) yak grup B apa jawaban nya ? KANGEN BAND (yak betool 100 untuk group B) (enceng lah woy,gak siap2 ini nantik)

Oke oke serius ini yaa,jadi gini aku kerja di dekat  stadion Teladan,kalok kalian pernah jalan jalan ke stadion Teladan kalian akan melihat jajaran pedagang sepatu.Iya di situlah aku mencari se sendok indomie (karena sesuap nasi udah terlalu mainstream).Sebagai  (seorang) pedagang sepatu kaki lima profesional udah terlalu banyak suka duka yg aku lewati,tapi seperti nya di postingan selanjutnya aja aku ceritain nya,kisah nya tuh panjaaaaaaaaang banget,capek loh nulis nya,nantik aja lah yaa (dasar penulis PeHaPe)

Alasan kenapa aku buat judul postingan ini My First Love tak Seindah My First Note sebenernya ini curhatan hati seorang laki laki (mirip judul sinetron ya ? iya emang ).Pada kenyataan nya ini emang bener sih,mari kita jabar kan :
-Kenyataan pertama,ini memang tulisan pertama aku di dunia per blog an (cieeeeee harus telpon mamak ini)
-Kenyataan kedua aku harus menerima kenyataan bahwa cinta yg aku bina bertahun tahun harus kandas  di tengah jalan (tiba tiba entah darimana terdengar lagu galau),kasian yaaa ? iya emang,yah tapi aku harus ikhlas melepas kepergian nya mungkin dia tidak layak berada di sisiku,mungkin dia lebih pantas berada di sisi Mu ya ALLAH.....(kemudian hening)

So,sebagai laki laki sejati tidak baik terlalu berlama lama terpuruk di dalam kesedihan, mungkin belom jodoh kali yaa.Emang sih ngelupain kenangan bersama mantan ga semudah ngelupain bayar utang ke temen (ehh).Selalu aja ke inget,selalu aja kebayang saat saat indah itu,tapi untuk apa jugak di inget2 kalok cuma bikin perih,pedih,dan tak tertahan,kok gak tertahan ? iya ga tahan mau nangis,Eiiiiits tapi laki2 sejati ga boleh nangis,tapi kalok kepepet ? bolehlah dikit dikit (kemudian nangis di balik pintu).
Ehhh,encop dulu lah ya woii,air dispensernya udah panas,mau nyeduh indomie dulu. (marii makan)


Sepertinya perkenalan nya segini aja dulu,kalok kalian sering baca postingan aku kelak mungkin kalian akan lebih mengenali aku secara keseluruhan,dan benih benih cinta itu akan muncul dengan sendirinya (khusus pembaca cewek dong yah,yg cowok ga usah senyum2 gitu deh,aku masih normal )

Sekian dulu postingan kali ini,sampai jumpa di postingan selanjutnya (daadaaa ke janda sebelah kamar kos)